MENTAN ANDI AMRAN SULAEMAN MINTA BULOG SEGERA SERAP GABAH DENGAN HPP Rp. 4.070

INDRAMAYU, Kabupaten Indramayu sebagai salah satu lumbung pangan nasional setiap tahun mengalami peningkatan produksi padi yang cukup signifikan yaitu produksi  tahun 2018 sebesar 1.672.037 ton GKP dan tahun 2019 di targetkan 1,7 juta ton GKP. Terlebih, kondisi panen saat ini masih terus berlangsung. Maka dari itu  Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kunjungan kerjanya pada hari kamis (4/4/2019) di Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) segera melakukan penyerapan gabah petani jangan kurang dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp.4.070.

“Kami minta Bulog jangan biarkan petani rugi. Bulog harus menyerap tanpa batas. Bulog tidak boleh menyerap Gabah Kering Panen (GKP) petani dibawah harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 4.070. Keputusan ini sudah mutlak karena instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Dengan begitu, penurunan harga gabah diharapakan kembali stabil.” ujar Amran saat memanen Padi dan Menyerap Gabah Petani Kabupaten Indramayu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu Ir. H.Takmid, MM menambahkan bahwa saat ini harga gabah di wilayahnya mencapai angka Rp 3.800 perkilogram. Sedangkan penyerapan Bulog hingga tanggal 3 April ini mencapai 135 ribu ton.Tapi posisi kita belum panen raya karena masih di angka 45 persen. Penghitungan kita justru pada saat puncaknya yang diperkirakan mencapai angka 1,8 juta ton gabah kering Panen (GKP) Untuk itu, Bulog diharapkan tidak hanya diam ketika harga gabah bergerak turun seperti saat ini. Menurut Takmid, petani hanya menginginkan harga gabah stabil, setidaknya sama dengan HPP Rp 4.070./(ikhwan)


										  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *