KEMENTERIAN PERTANIAN MELAKUKAN SINKRONISASI PROGRAM DI KABUPATEN INDRAMAYU

INDRAMAYU, Kementerian Pertanian melakukan sinkronisasi program di Kabupaten Indramayu tepatnya di Pondok Pesantren AS-SALAFIYAH Desa Kalianyar Kec Krangkeng pada hari sabtu tanggal 23 Maret 2019, sekaligus temu teknis penyuluh pertanian, petani dan santri milenial yang dihadiri sekitar 5000 undangan.
Kabupaten Indramayu sebagai salah satu lumbung padi nasional mentargetkan produksi padi tahun 2019 sebesar 1,7 Juta Ton GKP hal ini optimis bisa tercapai dengan adanya Perda no 16 Tahun 2013 tentang LP2B dan Perda No 8 Tahun 2018 tentang Perberdayaan Perlindungan Petani, akan tetapi sarana dan prasarana seperti JITUT, JIDES, EMBUNG Serta Alat Pertanian sudah rusak 40%, untuk itu selayaknya pemerintah pusat memberikan bantuan kepada Kabupaten Indramayu,‚ÄĚkata Asda I yang mewakil Bupati.

Dalam sambutanya Menteri Pertanian AMRAN SULAEMAN yang diwakili Kepala BPPSDMP MOMON RUSMONO mengatakan bahwa Presiden JOKOWI mencanangkan NAWACITA salah satunya kedaulatan pangan yang akan mensejahterakan Petani. Dalam rangka itu pemerintah pusat memberikan bantuan sebesar Rp. 44.510.214.775 kepada Kabupaten Indramayu berupa Benih Padi, Benih Hortikultura, Bibit Kelapa, ALSINTAN dan Ternak hal ini juga guna mewujudkan target produksi padi tahun 2019 sebesar 1,7 juta Ton GKP dan mensinkronkan program Kementrian Pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan menuju lumbung pangan dunia 2045. /(Ikhwan)